Perlahan tapi pasti
Rendah tapi mengenah
Menancap dalam sampai ke sumsum tulang
Membuat Bulu romaku berkontraksi
Warna-warni nada dan lagu yang di lontarkan
Menghantam semua organ tubuhku
Menggetarkan dan menggemah
di selah-selah kekosongan hatiku
Semakin lama semakin tinggih
Semakin membuatku tersihir akan estetika
yang dimilikinya
Gelombang suara yang dikeluarkan menghipnotisku
Mengingatkanku akan dahsyatnya
kekuasaan sang ilahi
Dari tinggi menjadi rendah
Tapi tidak merendahkan kekagumanku kepadanya
Rendah yang menandakan berakhir
Tapi tidak mengakhiri ku untuk selalu menakjubi
Kerinduanku padanya akan selalu terpatri d hati
Itulah suara sang qori’